Sunday, December 2, 2007

Mereka pasien atau kelinci percobaan...???

Banyak hal yang ternya belum saya pahami dalam dunia kedokteran, salah satunya tentang gunanya dokter yang satu ini...
Dalam sebuah novel dan sebuah drama yang menceritakan tentang situasi rumah sakit dan para dokternya, saya menganbil kesimpulan bahwa ternyata ada saat dimana posisi seorang dokter dalam tanda tanya yang besar.
Contoh kasus yang saya tonton dalam drama tersebut adalah cerita tentang seorang dokter anestesi yang demi percobaan obat barunya untuk tesis ia rela menyuntikan obatnya itu ke beberapa pasiennya untuk mengetahui reaksi obat tersebut, tetapi hasilnya sampai membuat beberapa pasien meninggal dunia.
Kasus kedua dari sebuah novel yang saya baca adalah tentang seorang dokter bedah yang harus melakukan suatu manuever yang mungkin bisa dibilang coba-coba karena belum pernah dilakukan sebelumnya, tapi akhirnya ternyata sangat berguna untuk masa depan.

Dari kasus di atas , saya seperti merasakan posisi sang dokter. Untuk kasus yang pertama saya sangat tidak setuju , karena sesungguhnya dokter tersebut hanya mementingkan egonya saja untuk keberhasilan tesisnya. Sedangkan kasus yang kedua awalnya saya agak ragu, tetapi bila dipikir-pikir itu adalah detik-detik dimana seorang dokter harus berani mengambil keputusan dengan risiko yang besar, dan mungkin bila dokter tersebut tidak berani melakukan tindakan bedah yang belum pernah dilakukannya itu bisa saja pasiennya akan meninggal di meja operasi.

Hal seperti ini masih sering menjadi kontroversi. Masyarakat pastinya menginginkan pelayanan yang terbaik, tetapi di lain pihak semua metode pengobatan yang ada sampai saat ini adalah hasil dari percobaan yang dilakukan kepada pasien. Contohnya saja adalah rumah sakit pendidikan, yang satu pasien akan didampingi oleh beberapa KoAs yang akan mempelajari penyakit meraka. Dan saya yakin, pasti dari apa yang para dokter lakukan adalah suatu hal yang mulia demi menciptakan tingkat kesehatan masyarakat.

"Bagaimanapun keadaannya, dokter harus bisa menempatkan dirinya dan fungsinya sebagai petugas kesehatan"

Friday, September 28, 2007

Takjub dan bangga sekali...

Saat ini ada satu hal yang membuat saya cukup takjub dimana di zaman yang serba mengharapkan untung ternyata ada sebuah lembaga yang memberikan pelayanan pengobatan gratis ke para kaum dhuafa,,,subhanallah,,awalnya saya heran kenapa itu bisa ada, tetapi ternyata semua itu tercipta atas kerja keras sekelompok manusia yang rela menghabiskan tenaga dan pikiran mereka untuk membantu yang lemah tanpa diupah...Allah swt ternyata masih sayang sama mereka, jadi Dia kirimlah para dermawan berhati mulia tersebut...Suasana di tempat itu memang tidak semegah rumah sakit biasanya, tapi di dalamnya tersedia fasilitas rawat inap dan apotek yang membantu kinerja lembaga tersebut, ditambah lagi ternyata ada banyak dokter yang setia setiap hari ada di klinik itu...Sekali lagi saya benar-benar terharu dan bangga sekali pernah berkunjung ke sana membantu dan melihat bagaimana para tim medis yang dermawan itu bekerja...Mudah-mudahan suatu saat nanti saya bisa seperti para dokter yang hebat itu...Amin..

Tuesday, July 3, 2007

MoRe Learn....

Kamis, 21 Juni 2007

Hari ini saya banyak belajar ….

Ternyata hal yang dulu terlihat mustahil, kini saya melihatnya secara langsung…

Mereka ada di sana dengan berbagai keluhannya masing-masing,,,bahkan ada yang membuat saya dan teman-teman yang lain meneteskan air mata saat kami sharing….

Mereka ,,,adalah orang-orang yang perlu kita bantu …

Dan saat ini mereka sudah tidak perlu khawatir lagi, karena bila mereka sakit bisa datang kesana tanpa harus membayar biaya pengobatan …subhanallah, ternyata masih ada sekumpulan manusia yang mau membantu yang lemah sementara manusia yang lain berlomba-lomba meraih keuntungan

Ada di antara mereka yang hanya tinggal hidup sendiri saja, bahkan ada dua orang anak kecil yang lucu tetap riang kesana kemari dengan keluguannya tanpa mengetahui penyakit kanker yang sedang diderita ibunya….

Pengalaman itu semua telah memberi saya sebuah alasan sederhana untuk tetap exist dalam menuntut ilmu kedokteran ,,, juga memberi saya keyakinan untuk menjadi seorang dokter yang cerdas dan beriman … bila seorang dokter beriman , maka dokter itu tidak akan menyia-nyiakan pasien yang ada di hadapannya walau bagaimanapun “keadaan” dari pasien tersebut …dan saya sangat berharap bisa seperti itu….

this is the second time I’ve learnt in a real situation and honestly now I have something more greater than I learn from text books…I know that text books are important, but they won’t be useful if I don’t try practicing in real situation…”

Thursday, June 28, 2007

Need more power...stop crying...!!!

June,28

was I crying because of my fault...??
was I crying because of my stupid brain...??
so,,am I stupid as a medical student...??

I just got an important thing that I need more power and spirit to pass it all...

God,,please lead my way,,,don't let my tears break down just like that day...
I just don't want to make more mistake,,, I don't want to say that I hate "Leopold",,but I only want to know about "Leopold" from her guiding actually...

"Do not ever give up in front of your challenges"....!!!!!!

-Ringo01-

Wednesday, June 13, 2007

How to make my self more usefull...??

So many kind of trouble in my Life...
but , I just wanna get some confident to pass it all...

7 days ago,,,I absolutely had got this confident when I did an organization event...
this event was doing for charity ,,, but, the charity was not as a goods like money or etc....
it was about a human life,,, it was exactly BLOODS ...

I was there and my job was measuring blood pressure...first person whom I measured was my senior,,,so confused, nervous, anxiety and my hands tremor because of my empty stomach....
the place was so crowded and it was really bother me using sphygmomanometer ,,, I stilll did it carefully and finally I made it,,,my first measuring was done, but there were so many person after that waiting for blood pressure measurement...

How to use Sphygmomanometer :
1) prepare the tools ( sphygmomanometer and stetoscope )
2) greeting the patient and ask to relax
3) put the band and surround it three fingers from fossa cubitti
4) put the head of stetoscope at fossa cubitti
5) use the two fingers from the left or right hand to palpate the pulse at radialis artery
6) push the balloon with your other hand (you have to lock the screw before) to make a
pressure until the artery pulse can't palpate and watch the number
6) take the stetoscope into your ears and listen carefully when the pulse appear
7) first pulse that we have to measure is sistolic ( normal = 110-145 ) and the last pulse that
we hear is called diastolic ( normal = 70 - 90 )
8) after that, put off the band from hand and don't forget to write the result
9) tell the result to patient and give some advise if there is something abnormal


After that event, I realize that "when I know the theory, it is important for me to applicate that theory in a real life so I can get a perfect knowledge and also an absolutely good skill"....

So,, Insyaallah I'll always try my best, because study is not about learning from the text books, but also about my ability to practice in real situation....Hontoo ni ganbatte kudasai for me....

-RingoSensei-

How to make my self more usefull...??

So many kind of trouble in my Life...
but , I just wanna get some confident to pass it all...

7 days ago,,,I absolutely had got this confident when I did an organization event...
this event was doing for charity ,,, but, the charity was not as a goods like money or etc....
it was about a human life,,, it was exactly BLOODS ...

I was there and my job was measuring blood pressure...first person whom I measured was my senior,,,so confused, nervous, anxiety and my hands tremor because of my empty stomach....
the place was so crowded and it was really bother me using sphygmomanometer ,,, I stilll did it carefully and finally I made it,,,my first measuring wa done, but there were so many person after that waitting for blood pressure measurement...

How to use Sphygmomanometer :
1) prepare the tools ( sphygmomanometer and stetoscope )
2) greeting the patient and ask to relax
3) put the band and surround it three fingers from fossa cubitti
4) put the head of stetoscope at fossa cubitti
5) use the two fingers from the left or right hand to palpate the pulse at radialis artery
6) push the balloon with your other hand (you have to lock the screw before) to make a
pressure until the artery pulse can't palpate and watch the number
6) take the stetoscope into your ears and listen carefully when the pulse appear
7) first pulse that we have to measure is sistolic ( normal = 110-145 ) and the last pulse that
we hear is called diastolic ( normal = 70 - 90 )
8) after that, put off the band from hand and don't forget to write the result
9) tell the result to patient and give some advise if there is something abnormal


After that event, I realize that "when I know the theory, it is important for me to applicate that theory in a real life so I can get a perfect knowledge and also an absolutely good skill"....

So,, Insyaallah I'll always try my best, because study is not about learning from the text books, but also about my ability to practice in real situation....Hontoo ni ganbatte kudasai for me....

-RingoSensei-

Wednesday, June 6, 2007

StoRm oF ThiS LiFe ...

Hari ini, esok dan sampai kapan pun ….

Badai pasti akan selalu datang menghampiri hidup ku

Cobaan demi cobaan tiba tanpa toleransi waktu

Seminggu ini diriku menahan kelelahan akan tibanya gerbang badai pekan depan

Yang bersemayam di otak ku hanya seberapa kuat kah ku lawan badai itu

Sedemikian besar hasrat ingin menangkis badai itu untuk mencapai birunya langit

Tak tahu apakah diri ini harus bangkit atau lari dari kenyataan

Ku rasakan bedanya diriku dengan masa yang silam

Kini sering kali semangat itu datang memberi ruang kerja yang amat luas

Yang ku ingin adalah sebuah keberhasilan melawan badai itu

Impian memang di depan mata,

Tapi takdir akan jauh di depan mata bila ku tak hargai masa ku ini

Harap ku pada-Nya,

Ingin selalu diri ini dekat

Tak ingin jauh

Agar ku ingat akan masa pemberian-Nya

Hingga tak lagi ku buat sia-sia

Hanya Dia yang memiliki masa ku

Hanya Dia yang izinkan terciptanya badai itu

Dan hanya Dia yang mampu takdirkan badai itu luput oleh ku,

Selama aku tetap iman pada-Nya .....

Ya Rabb, beri aku kemudahan dalam memerangi setiap badai hidup ini

Aku ingin kedua orang tua ku bangga akan usahanya selama ini,

Membesarkan ku dan menginginkan ku menjadi seperti harapan mereka,

Yaitu tuk menjadi seorang dokter ....... Amin

Subhanallah Alhamdulillah Walailahaillallah Wallahuakbar ......

Semua tidak lepas dari kekuasaan Sang Maha Pencipta …

Dari mulai hari pertama saya kuliah, segala sesuatunya benar-benar tidak luput dari kekuasaan Allah swt. Mulai dari hal kecil yang memberikan saya pelajaran betapa pentingnya menghargai waktu,,, setahun yang lalu, saya hanyalah seorang anak SMA yang masih sering membuang-buang waktu untuk hal yang terkadang bila disadari itu kurang penting,,, tetapi, untuk saat ini sering timbul rasa penasaran yang bisa membangkitkan dan menyadarkan saya untuk mencari tahu lebih dalam lagi mengenai ilmu medis,,, ternyata dari seluruh buku maupun jurnal yang ada belum semuanya dapat mengungkap rahasia illahi tentang fungsi seluruh bagian tubuh manusia mulai dari sel-sel penyusun jaringan yang akhirnya membentuk organ dan terbentuklah organisme, apalagi tentang penyebab timbulnya suatu penyakit, itu belum terungkap semuanya walaupun dalam ribuan halaman buku telah dibahas oleh para peneliti di dunia…contohnya saja adalah penyakit Pre-eklamsia dan eklamsia yang diderita ibu hamil, memang ini disebabkan karena terjadinya vasospasme vascular yang berdampak pada terjadinya hipertensi pada ibu sehingga menghambat suplai darah ke janin dan dapat menyebabkan asfiksia bahkan kematian bayi, tetapi pertanyaannya adalah apakah penyebab dari vasospasme vascular tersebut sudah pasti …??? banyak penelitian yang belum dapat menyimpulkan dengan pasti,,, lagi-lagi memang inilah rahasia Sang Khalik.

Setiap detik yang saya lalui saat ini adalah cobaan, tinggal saya yang menyikapinya bagaimana. Apakah saya akan lari dari cobaan ini atau tetap maju dengan segala pengorbanan. Langkah saya dalam mencapai cita-cita ini masih sangat jauh, tetapi alangkah ruginya bila cobaan ini tidak saya lalui dengan semangat karena ini adalah cobaan yang sangat penuh kemuliaan di mana nantinya ilmu yang telah saya pelajari dapat digunakan untuk menolong sesama yang menderita agar kembali pulih…

”Walaupun mungkin yang tersisa dari seorang dokter hanya sepenggal senyum, maka dokter itu akan menggunakan senyum terakhirnya untuk membahagiakan dan memberi semangat kepada pasiennya…Jadilah seorang dokter yang ikhlas menolong pasiennya, insyaallah pahala pun takkan jauh darinya ”

Sunday, June 3, 2007

Pilihan itu jatuh di suatu tempat yang bukan pilihan saya...

Setelah tiga tahun,,ternyata hari itu tiba.
tetapi keberuntungan tidak berpihak pada saya,,,
awalnya saya agak menolak,,,tapi kini sudah dapat diterima dengan ikhlas.

Sangat sulit rasanya tidak mendapat pilihan pertama,,,tetapi itulah pelajaran pertama saya.
seleksi mahasiswa untuk kedokteran yang saya pilih sebagai pilihan pertama ternyata tidak dapat saya raih,,,sedih tapi harus tetap tegar...

Ternyata,,,kenyataan untuk tidak menjadi salah satu mahasiswa kedokteran di universitas favorit pilihan semua orang itu tidak membuat saya kandas mempelajari ilmu medis...

Yang saya dapat saat ini adalah yang terbaik bagi saya,,walaupun itu terkadang dipandang sebelah mata bagi beberapa yang lain. Hanya diri kita sendiri yang dapat membuat orang di sekitar kita melihat apa yang telah kita usahakan dengan cara terus berusaha dan berdoa untuk memohon kemudahan dalam mencapai cita-cita yang mulia ini,,,selama dunia ini masih ada, Insyaallah saya tidak akan berhenti memperlajari dunia kedokteran karena saya ingin orang tua saya bangga bahwa anak mereka dapat berguna bagi yang lain.........................

-Ringo01-

Pilihan itu jatuh di suatu tempat yang bukan pilihan saya...

Setelah tiga tahun,,ternyata hari itu tiba.
tetapi keberuntungan tidak berpihak pada saya,,,
awalnya saya agak menolak,,,tapi kini sudah dapat diterima dengan ikhlas.

Sangat sulit rasanya tidak mendapat pilihan pertama,,,tetapi itulah pelajaran pertama saya.
seleksi mahasiswa untuk kedokteran yang saya pilih sebagai pilihan pertama ternyata tidak dapat saya raih,,,sedih tapi harus tetap tegar...

Ternyata,,,kenyataan untuk tidak menjadi salah satu mahasiswa kedokteran di universitas favorit pilihan semua orang itu tidak membuat saya kandas mempelajari ilmu medis...

Yang saya dapat saat ini adalah yang terbaik bagi saya,,walaupun itu terkadang dipandang sebelah mata bagi beberapa yang lain. Hanya diri kita sendiri yang dapat membuat orang di sekitar kita melihat apa yang telah kita usahakan dengan cara terus berusaha dan berdoa untuk memohon kemudahan dalam mencapai cita-cita yang mulia ini,,,selama dunia ini masih ada, Insyaallah saya tidak akan berhenti memperlajari dunia kedokteran karena saya ingin orang tua saya bangga bahwa anak mereka dapat berguna bagi yang lain.........................

-Ringo01-