Tepat di awal tahun saya akhirnya dinyatakan lulus setelah sekitar enam tahun lebih mengenyam pendidikan untuk mendapatkan gelar seorang Dokter. Hari-hari mulai dari kuliah, tutorial, skill lab, lab activity, field visit, hingga masa-masa kepaniteraan klinik telah berlalu. Semua suka duka telah menjadi cerita yang tak akan pernah tamat diceritakan bahkan mungkin sampai anak cucu nanti. Banyak cerita duka tapi cerita suka pun tak kalah menghiasi perjuangan saya untuk mendapat gelar ini. Seringkali hati ini merasa lelah dan ingin rasanya untuk pulang sejenak dan bersenang-senang bersama keluarga. Beberapa hari pun sering saya habiskan waktu di rumah dan segera kembali lagi dengan hati yang setengah ikhlas apalagi kalau melihat lambaian tangan kedua orang tua dan adik dari balik jendela kereta api yang akan segera mengantarkan saya menuju Kota Satria. Totalnya kurang lebih dua tahun saya menjalani kepaniteraan klinik diselingi stagnansi, namun satu tahun empat bulan saya lalui proses menuntut ilmu di kota itu bersama teman-teman lama maupun baru, dan mereka sudah membuat saya setidaknya merasa betah disana. Kadang kami bermain selepas jaga atau sekedar mengobrol di kantin rumah sakit, cemilan gorengan kemangi kesukaan saya pun menjadi sasaran atau kadang di cafe kecil dekat bangsal kenanga kami menyantap mie nyemek sambil melemaskan otot-otot kaki setelah lelah berdiri di ruang OK atau pun visit di bangsal yang pasiennya kadang sampai lorong-lorong. Mulai dari diskusi kasus hingga cerita konyol antara CoAss dengan Konsulen menjadi bumbu yang seru dalam perbincangan kami. Tak jarang di sela-sela menanti Konsulen datang visit saya dan teman-teman memberanikan diri sejenak melarikan diri ke kantin untuk mengisi lambung yang sudah kosong semalaman, dan dengan jurus langkah seribu pun kami berjalan melintasi lorong lain menuju kantin agar tidak berpapasan dengan Konsulen. Pilihan lainnya menunggu sang ibu penjual donat dan gorengan yang senantiasa sedia setiap saat mengisi kekosongan perut kami. Sungguh konyol memang, tetapi begitulah seharusnya kalau tidak mau kelaparan asalkan jangan sampai tugas follow up pasien terbengkalai. Begitu visit mulai maka rasanya benar-benar senang, tetapi jika visit bersama konsulen yang hobi sekali bertanya itu akan menjadi visit yang cukup menegangkan apalagi ada di salah satu bagian yang selalu dilanjutkan dengan diskusi kasus di ruangan setelah visit. Cukup mengasyikan dan penuh canda tawa bahkan air mata dan memang begitulah CoAss. Dan ternyata hari-hari itu sangat saya rindukan. Saat-saat mengisi kebosanan dengan jalan-jalan bersama entah itu makan di sekitar GOR seperti cemilan takoyaki atau super sambal, minum jus di toko buah segar sambil duduk-duduk dan mengobrol, main ke swalayan yang hampir mendekati mall (mungkin sekarang sudah jadi mall), duduk-duduk di alun-alun lalu makan bakso terenak di kota itu, atau sekedar makan sate di depan rumah sakit yang terkenal di antara para CoAss yang ibu penjual satenya jarang senyum tapi sebenarnya baik, bahkan sampai karokean hingga tengah malam lalu pulangnya kelaparan dan akhirnya mampir dulu di angkringan, atau saat jaga IGD ketika bulan puasa mencari makan gudeg di pinggir jalan dekat pasar sampai harus satu meja bersama pria yang menyerupai wanita, dan masih banyak lagi. Memang benar CoAss adalah masa-masa penuh derita namun penuh cerita dan tidak akan saya lupakan segala daya dan upaya yang telah saya lalui di masa itu. Alhamdulillah itu semua telah menjadi kenangan dalam hidup ini dan tak lupa juga untuk merangkum teori dan pengalaman di kepaniteraan klinik dalam buku catatan CoAss yang sampai detik ini menjadi pegangan saat saya praktek. Kesan CoAss yaitu, jangan lelah untuk selalu membuka buku untuk mencocokan antara teori dengan praktek walaupun rasa mengantuk atau bosan kadang mendominasi dan jangan sampai hanya menjadi "robot bersenjata pulpen" yang hanya mencatat tanpa meresapi dengan otak dan nurani.
Akhirnya Yudisium dan Sumpah telah terlaksana, kemudian perjalanan selanjutnya adalah INTERNSHIP. Dan pertanyaannya adalah, haruskah saya menjalani INTERNSHIP ?.