Kali ini aku kembali diberi cobaan dari Yang Maha Kuasa mengenai Habluminannas. Hubungan dengan seorang manusia yang baru ku kenal tak lama dan ternyata berujung sedih. Ku akui mungkin memang masa lalunya tak dapat ku terima dan membuat ku menentukan sikap untuk mengakhiri hubungan kami. Tak kuasa awalnya untuk menerima segala kenyataan tentang dirinya, namun kembali lagi soal takdir dimana aku harus mengetahui seluk beluknya sejak dini. Aku bisa saja luluh tapi tak dapat ku pungkiri saat ku harus menerimanya dengan kekurangan yang sulit ku kubur. Hari ku pernah diwarnai dengan segala celotehan dan canda tawa serta semangatnya yang tak bosan pada ku. Dirinya yang beberapa saat lalu menjadi tempat ku mencurahkan segala kepenatan bahkan saat ku ganggu di kesibukannya pun tetap diluangkan waktu bagi ku. Setidaknya aku sangat berterimakasih kepada Tuhan yang telah memberi ku kesempatan untuk mengenalnya walaupun sejenak dan sirna sekejap saja. Bilamana dirinya membaca curahan ini maka aku akan sangat berterimakasih padanya atas waktu yang dulu telah diluangkan untuk ku. Bahkan aku masih merindukan masa-masa kami bergurau tentang angan dan cita masing-masing.
Mungkin kami tidak satu frekuensi, tetapi aku berharap dirinya akan menemukan sosok yang pantas baginya. Serta doa ku bagi diri ini adalah segera bangkit dari kesedihan dan menggapai impian ku setinggi-tingginya. Dan mimpi ku yang lain adalah pastinya ingin menjadi sebaik-baiknya pendamping bagi seorang lelaki yang baik bagi ku, bagi keluarga ku dan bagi agama ku. Amiin Yaa Rabb...
P.S : I'am sorry for all mistakes esp. when I shared our problem to your senior and friend because I was worry about you. I hope you'll understand and forgive me sincerely.
-dedicated to my (ex) someone special...dear A.K 'THE RAIDer'-
No comments:
Post a Comment