Now I know it is realy hurt ...
Well, sometimes I just try to errase these feeling ...
Nobody know about my feeling except Allah SWT ...
I’ll try to avoid all my bad thinking ...
Even if it is always be a shadow of my mine ...
A wishless that I’ve never got till today ...
I imagine that someday I’ll find a true feeling in deep fully confident and be brave to face it ...
I always say if I’m a tough girl, but actually I’m a brittle one ...
Tommorow is the next day of today, and I always pray for my lucky day, not only about my hope to be a good student of medical student but also about it, about a mistery of love ...
Sometimes I always be in a wrong way about love interpretation, a true love actually come from Allah SWT, it is an important thing that I had missed already sometimes, a fool act of me ... Astagfirullah ... maybe it is not a deliberate to forget about a true love of Allah SWT, but that’s the fact if I’m in another love ...
The magnificent of truly love that come from Allah SWT is there will be no broken heart, but if love come from a person I certain that broken heart will happen sometime ... So, what is my choise now ??? ... “ I’ll try the magnificent one to reach a happiness of this life and find a moral conduct “ ...
Insyallah, Allah SWT is my choise to be loved ... and if I find my love one, I hope he will have the same choise as mine ... and thus we will think that our love is “ Just because Allah SWT “ ... Amin ...
Sunday, February 15, 2009
Friday, February 13, 2009
Kuliah yang lucu di hari Jumat bersama Karumkit RSPAD...^^,
Sulit sekali memulai sesuatu yang diawali dengan keikhlasan akan sesuatu yang sebenarnya sulit untuk dilupakan, tapi ini harus tetap dijalankan dan dilalui, bagi ku kalau aku tidak berani melewatinya berarti aku gagal...
Saat ini aku di semester 5 dan Insyaallah akan segera tuntas, kemudian memasuki blok baru di semester 6 ... semester 5 sangat meyenangkan karena banyak pelajaran yang aku dapat tentang ilmu jantung dan paru ... semua ini aku jalani tak lepas dari kesempatan yang Allah SWT berikan pada ku ... kesempatan mempelajari salah satu blok yang sudah aku tunggu-tunggu semenjak masuk ... pengalaman paling seru ketika diberikan kuliah langsung oleh spesialis paru RSPAD yang juga sebagai Karumkit ... awalnya seperti meneganggkan sekali akan diberikan kuliah oleh seorang karumkit yang berpangkat bintang ... benar-benar harus disiplin dan tepat waktu ... aku sempat ketakutan telat karena saat itu hari jumat dan waktu sholat zuhur jadi sangat singkat ... kuliah muali pukul 1.00 pm dan ketika sang dosen berbintang itu masuk keadaan jadi sangat tegang ... tapi ketika beliau mulai menerangkan materi kuliah ternyata sangat berbeda dari gambaran ku sebelumnya ... beliau sangat interaktif dan humoris dalam membawakan kuliah sehingga kami tidak bosan dan yang lebih lucu lagi bagi ku adalah beliau sangat bersosok gagah dan tinggi besar sehingga agak membuat ku agak ketakutan kalau beliau akan galak, tapi ternyata baik sekali ... pengalaman kuliah yang lucu ... awalnya dengan persiapan sangat meneganggkan ternyta dosen ku itu sangat hebat tapi juga humoris,,, senangnya saat itu ...
" Saat ini aku berada dalam posisi yang sangat meneganggkan lagi, karena aku harus menjalani ujian akhir blok Respirasi dan Cardiovascular,,, Ya Rabb, bulan februari ini aku mohon berikanlah kemudahan dalam melalui ujian blok, aku ingin membuat mama dan papa bangga, aku hanya ingin menuntut ilmu dan mengabdikan ilmu dari-Mu untuk berjuang di jalan-Mu Ya Karim ,,, Ridhoi aku Ya Kabir...Amin"
Saat ini aku di semester 5 dan Insyaallah akan segera tuntas, kemudian memasuki blok baru di semester 6 ... semester 5 sangat meyenangkan karena banyak pelajaran yang aku dapat tentang ilmu jantung dan paru ... semua ini aku jalani tak lepas dari kesempatan yang Allah SWT berikan pada ku ... kesempatan mempelajari salah satu blok yang sudah aku tunggu-tunggu semenjak masuk ... pengalaman paling seru ketika diberikan kuliah langsung oleh spesialis paru RSPAD yang juga sebagai Karumkit ... awalnya seperti meneganggkan sekali akan diberikan kuliah oleh seorang karumkit yang berpangkat bintang ... benar-benar harus disiplin dan tepat waktu ... aku sempat ketakutan telat karena saat itu hari jumat dan waktu sholat zuhur jadi sangat singkat ... kuliah muali pukul 1.00 pm dan ketika sang dosen berbintang itu masuk keadaan jadi sangat tegang ... tapi ketika beliau mulai menerangkan materi kuliah ternyata sangat berbeda dari gambaran ku sebelumnya ... beliau sangat interaktif dan humoris dalam membawakan kuliah sehingga kami tidak bosan dan yang lebih lucu lagi bagi ku adalah beliau sangat bersosok gagah dan tinggi besar sehingga agak membuat ku agak ketakutan kalau beliau akan galak, tapi ternyata baik sekali ... pengalaman kuliah yang lucu ... awalnya dengan persiapan sangat meneganggkan ternyta dosen ku itu sangat hebat tapi juga humoris,,, senangnya saat itu ...
" Saat ini aku berada dalam posisi yang sangat meneganggkan lagi, karena aku harus menjalani ujian akhir blok Respirasi dan Cardiovascular,,, Ya Rabb, bulan februari ini aku mohon berikanlah kemudahan dalam melalui ujian blok, aku ingin membuat mama dan papa bangga, aku hanya ingin menuntut ilmu dan mengabdikan ilmu dari-Mu untuk berjuang di jalan-Mu Ya Karim ,,, Ridhoi aku Ya Kabir...Amin"
Tuesday, February 10, 2009
I'am quit this game...
Saat usia nambah ternyata aku baru sadar kalau setahun lalu yang baru aku jalani banyak sekali pelajarannya. Mulai dari berani mengolah bumbu sampai jadi masakan buatan sendiri, bikin SIM A sampai hobi renang yang tiba-tiba jadi ketagihan.
Tapi bukan cuma itu saja, yang paling sering aku dapat lebih ke permasalahan yang menuntut aku untuk bersikap dewasa, sampai suatu ketika aku lelah dan merasa di luar ambang kesabaran, Alhamdulillah itu semua bisa terlewati, saat ini Insyaallah aku akan lebih berani lagi menjalani hidup. Masalah organisasi, masalah persahabatan yang sempat diliputi ketegangan, dan intrik lain yang sempat menyita waktu dan pikiran dapat kulalui semua. Benar-benar usia 20 adalah gerbang awal pendewasaan, banyak hal yang berupa masalah bisa menjadi pelajarana di akhirnya. Yang sangat aku syukuri adalah akhirnya membahagiakan, saat ini mungkin dalam tahap pemulihan dari cobaan itu semua dan aku harus tetap tegar jika cobaan semacam itu datang lagi.
Permainan di usia 20 telah kulewati, selanjutnya adalah babak baru yang pastinya penuh intrik...
Aku rasa saat ini sudah mulai babak baru, soal "permainan hati" dan aku rasa suatu kesalahan telah ku perbuat... "Salah berharap lebih, lebih salah tidak punya harapan, lebih salah lagi menyalahartikan soal harapan tentang perasaan... jadi mana yang benar????...lebih baik mengikuti suara hati dan tetap bersabar menanti jawaban dari harapan itu, mungkin saja harapan itu berpihak pada ku, mungkin juga tidak ... intinya IKHLAS..."
Tapi bukan cuma itu saja, yang paling sering aku dapat lebih ke permasalahan yang menuntut aku untuk bersikap dewasa, sampai suatu ketika aku lelah dan merasa di luar ambang kesabaran, Alhamdulillah itu semua bisa terlewati, saat ini Insyaallah aku akan lebih berani lagi menjalani hidup. Masalah organisasi, masalah persahabatan yang sempat diliputi ketegangan, dan intrik lain yang sempat menyita waktu dan pikiran dapat kulalui semua. Benar-benar usia 20 adalah gerbang awal pendewasaan, banyak hal yang berupa masalah bisa menjadi pelajarana di akhirnya. Yang sangat aku syukuri adalah akhirnya membahagiakan, saat ini mungkin dalam tahap pemulihan dari cobaan itu semua dan aku harus tetap tegar jika cobaan semacam itu datang lagi.
Permainan di usia 20 telah kulewati, selanjutnya adalah babak baru yang pastinya penuh intrik...
Aku rasa saat ini sudah mulai babak baru, soal "permainan hati" dan aku rasa suatu kesalahan telah ku perbuat... "Salah berharap lebih, lebih salah tidak punya harapan, lebih salah lagi menyalahartikan soal harapan tentang perasaan... jadi mana yang benar????...lebih baik mengikuti suara hati dan tetap bersabar menanti jawaban dari harapan itu, mungkin saja harapan itu berpihak pada ku, mungkin juga tidak ... intinya IKHLAS..."
Thursday, October 16, 2008
MITRA KARYA 2008
Alhamdulillah akhirnya MK bisa selesai juga, dari awal aku sering merasa kalau MK kali ini pasti agak membingungkan bagi angkatan ku, karena ada hal yang sulit sekali untuk dimengerti satu sama lain. Awalnya aku sangat tidak optimis bila MK akan kami jalankan hanya bersama panitia yang jumlahnya hanya setengah dari angkatan kami, dan ternyata hal itu lah yang memulai MK menjadi agak sulit dijalankan. Keterbatasan panitia bukan menjadi satu kendala, tetapi ini merupakan akar dari kendala yang lebih berat lagi, yaitu ketika harus menentukan posisi teman sejawat kami yang belum menjalankan MK tahun lalu. Begitu banyak pendapat terlontar dan akhirnya terpilih lah satu suara bahwa setengah dari jumlah angkatan kami yang belum mengikuti MK harus berperan ganda menjadi peserta sekaligus panitia, mungkin awalnya terdengar simpel, tetapi ternyata sangat berbeda dengan yang terjadi di lapangan. Ketika MK tiba terjadi perselisihan pendapat, kami menjadi dua kubu, aku sangat tidak setuju dengan keadaan itu. Malam itu adalah malam pertama setelah dilakukan beberapa games bagi peserta dan mereka harus menerima award yang diberikan panitia sesuai tradisi MK, dan ternyata award “chiken of the day” jatuh kepada salah satu kelompok yang merupakan teman kami sendiri. Saat itu mulailah timbul perkara yang membuat suasana menjadi tidak sehat malam itu. Beberapa panitia menangis termasuk aku, karena merasa aneh ketika mereka melontarkan banyak keinginan yang seakan-akan seperti ingin merubah konsep acara. Mungkin saat itu aku hanya salah paham dan merasa kelelahan saja sampai tidak bisa menahan air mata. Dua orang teman ku yang menjadi MC acara harus meminta maaf kepada kelompok tersebut, yang aku dengar mereka sempat beradu argumen. Saat itu aku tidak mengikuti forum yang diadakan di ruang balai desa tersebut, karena aku tahu situasinya pasti akan sangat keruh. Aku lebih memilih keluar dari forum.
Ternyata sulit sekali ketika teman sejawat harus menjadi pilihan. Malam itu benar-benar menjadi pelajaran bagi ku, apalagi posisi ku adalah sebagai koordinator sirkumsisi yang harus memberi kesempatan bagi teman-teman ku itu untuk melihat jalannya sirkumsisi dan bahkan harus memberi kesempatan pada mereka untuk mejadi asisten. Mungkin aku sedikit menyesal karena aku tidak bisa mendapat kesempatan untuk menjadi asisten, saat itu padahal aku koordinator , tapi InsyaAllah aku ikhlas bila teman-teman ku bisa merasakan apa yang mereka inginkan ketika acara sirkumsisi. Tadinya, acara sirkumsisi hanya ditujukan bagi peserta dari angkatan bawah kami, tetapi berhubung permintaan ini datang dari teman kami sendiri , jadi dengan segala pertimbangan harus kami jalankan.
Aku hanya berharap semoga segala permasalahan yang ada dapat hilang begitu saja, karena bagi ku kesejawatan adalah salah satu hal terpenting dalam karir kami sebagai seorang dokter kelak. Aku ingin bersahabat, karena aku yakin datangnya persahabatan itu dari ALLAH AL-JAMI’ yang Maha Menghimpun , semoga Allah SWT meridhoi kesejawatan yang telah kami bentuk mulai dari MK kemarin hingga akhir hayat kami ... Amin.
NB : bagi teman-teman ku yang mungkin membaca blog ku ini, aku hanya ingin bilang ke kalian bahwa sebenarnya aku ingin sekali kita semua menjadi sejawat yang benar-benar sejawat, dan bukan sejawat yang hanya sesaat saja, aku juga ingin meminta maaf bila selama acara MK berlangsung banyak kesalahan yang aku perbuat. Satu lagi, aku juga sangat memohon maaf sekali kalau hanya bisa mengumpulkan pasien sirkumsisi hanya 19 orang yang tadinya ditargetkan akan mencapai 50 orang... Maaf dan terimakasih atas waktu kalian datang ke MK untuk melakukan bakti sosial bersama... Jadikanlah ini memori bagi kita semua, 3 hari 2 malam dalam keadaan suka cita, sedih, selisih pendapat dan akhirnya bisa dihiasi tawa dengan cerita-cerita MK yang tiada habisnya...^^,
Ternyata sulit sekali ketika teman sejawat harus menjadi pilihan. Malam itu benar-benar menjadi pelajaran bagi ku, apalagi posisi ku adalah sebagai koordinator sirkumsisi yang harus memberi kesempatan bagi teman-teman ku itu untuk melihat jalannya sirkumsisi dan bahkan harus memberi kesempatan pada mereka untuk mejadi asisten. Mungkin aku sedikit menyesal karena aku tidak bisa mendapat kesempatan untuk menjadi asisten, saat itu padahal aku koordinator , tapi InsyaAllah aku ikhlas bila teman-teman ku bisa merasakan apa yang mereka inginkan ketika acara sirkumsisi. Tadinya, acara sirkumsisi hanya ditujukan bagi peserta dari angkatan bawah kami, tetapi berhubung permintaan ini datang dari teman kami sendiri , jadi dengan segala pertimbangan harus kami jalankan.
Aku hanya berharap semoga segala permasalahan yang ada dapat hilang begitu saja, karena bagi ku kesejawatan adalah salah satu hal terpenting dalam karir kami sebagai seorang dokter kelak. Aku ingin bersahabat, karena aku yakin datangnya persahabatan itu dari ALLAH AL-JAMI’ yang Maha Menghimpun , semoga Allah SWT meridhoi kesejawatan yang telah kami bentuk mulai dari MK kemarin hingga akhir hayat kami ... Amin.
NB : bagi teman-teman ku yang mungkin membaca blog ku ini, aku hanya ingin bilang ke kalian bahwa sebenarnya aku ingin sekali kita semua menjadi sejawat yang benar-benar sejawat, dan bukan sejawat yang hanya sesaat saja, aku juga ingin meminta maaf bila selama acara MK berlangsung banyak kesalahan yang aku perbuat. Satu lagi, aku juga sangat memohon maaf sekali kalau hanya bisa mengumpulkan pasien sirkumsisi hanya 19 orang yang tadinya ditargetkan akan mencapai 50 orang... Maaf dan terimakasih atas waktu kalian datang ke MK untuk melakukan bakti sosial bersama... Jadikanlah ini memori bagi kita semua, 3 hari 2 malam dalam keadaan suka cita, sedih, selisih pendapat dan akhirnya bisa dihiasi tawa dengan cerita-cerita MK yang tiada habisnya...^^,
Saturday, September 20, 2008
Saat 20 tahun tiba ...
Sama sekali awalnya tidak aku sadari bahwa usia ini ternyata akan membawa ke suatu perjalanan yang begitu indah, mungkin seharusnya aku dapat melakukan perjalanan ini 3 tahun yang lalu saat aku duduk di bangku SMA.
9 Januari 2008 silam, aku adalah seorang remaja yang memasuki usia kepala dua. Saat itu aku hanya berusaha menjalaninya dengan sebaik mungkin, tidak ada target apapun, hanya sifat “cuek” ku saja yang seperti biasa mewarnai hidup ku. Dan ternyata perjalanan itu datang dengan sendirinya tanpa rencana. Suatu perjalanan spiritual yang begitu bermakna.
Saat itu 15 Juni 2008, hari pertama kegiatan Training ESQ 165. Awalnya aku sangat tidak setuju karena dosen mewajibkan setiap mahasiswa di angkatan ku untuk mengikuti training ini, bahkan aku sempat berniat untuk hanya membayar saja kemudian “cabut” dari acara itu. Demi Allah SWT, bila niat itu aku jalani, mungkin saat ini aku tidak dapat merasakan betapa indahnya mengenal Dia lebih dekat lagi, Subhanallah...
Hari pertama lebih dari setengah acara aku hanya menjalani tanpa melibatkan perasaan lebih dalam, bahkan ada satu sesi materi aku tertidur pulas kurang lebih 15 menit dan itu sangat aku sesali saat ini. Hari selanjutnya aku mulai menyadari akan arti pentingnya membuang segala belenggu terutama kesombongan yang meliputi hati ku. Ku sadari begitu sombong aku sebagai manusia, aku merasa 20 tahun sia-sia hidup ku dalam sebuah kesombongan. Mungkin aku memang bukan sombong secara lisan, tetapi hati ku sering merasa paling hebat dari yang lain, merasa paling pandai , merasa paling supel, merasa paling bertanggung jawab, merasa paling bisa mengatasi setiap masalah yang ku hadapi, merasa paling jago segalanya, merasa paling kuat, merasa paling gaul, merasa paling serba bisa dan bahkan seringkali ku anggap orang lain berhasil karena faktor keberuntungan saja , Astagfirullah ... walaupun itu hanya kupendam dalam hati saja tetapi ternyata kini aku sadari itu semua tak pantas aku sombongkan...
Sekarang aku sadar, hanya Allah SWT yang memiliki itu semua, karena hanya Allah Al Waarits yang Maha Mewariskan semua sifatnya itu dalam bentuk suara hati dalam jiwa ku, yaitu Asmaul Husna ...
Ya Goffar, ampuni aku yang sombong ini, ampuni bila selama ini aku hanya merasa yang paling hebat, merasa yang paling lebih dari siapa pun, merasa hebat telah menjadi mahasiswa kedokteran... ampuni juga aku yang sering merasa bahwa jadi dokter akan memberi ku status sosial yang tinggi , padahal itu semua milik-Mu Ya Rabb, aku sama sekali tidak pantas merasa bangga akan diri ini.
Ya Wakil, sesungguhnya sikap tanggung jawab yang selama ini aku banggakan dalam diri ku adalah milik-Mu, aku terlalu saombong bila dalam hati ini selalu merasa yang paling bertanggungjawab, padahal itu belum seberapa bila di bandingkan dengan kebesaran-Mu Ya Rabb, ampuni aku Ya Allah ...
Ya Karim, terkadang aku sering merasa dalam hati bahwa diri ini yang paling hebat di antara yang lain, padahal sifat hebat adalah suatu sifat mulia yang bersumber dari Engkau Ya Allah, tapi aku sering tak sadar dan lupa diri, aku bodoh sekali dulu tak paham ini semua, aku sering lalai tapi aku anggap diri inilah yang terhebat, padahal Kau saja yang paling Mulia tak sombong Ya Allah ...
Ya Qowwiy, hanya Engkau Yang Maha Kuat dan buka aku yang sombong ini yang merasa paling kuat, aku sering menganggap teman-teman ku lemah, bahkan teman-teman ku yang pria pun sering aku anggap lemah dan aku lah yang paling kuat dan jarang yang bisa menandingi, ternyata aku salah Ya Allah ...
Ya Rosyid, hanya milik-Mu kecerdasan yang ada dalam diri ku ini, sering kali aku merasa kalau aku sebenarnya tidak kalah pandai dengan siapa pun teman-teman ku yang pandai, padahal itu tidak seharusnya ku pikirkan, hanya Engkau yang Maha Cerdas, dan bilamana aku patut di contoh, maka sesungguhnya itu adalah Engkau yang patut di contoh Ya Allah, bukan aku yang sombong ini ... Sering pula aku merasa tersanjung bila di puji orang lain, padahal yang patut disanjung dan di puji hanya diri-Mu Ya Adzim, Yang Maha Agung ... Ampuni kebodohan ku ini Ya Rabb, aku terlalu puas dengan kemampuan yang ku miliki, tapi aku tak sadar milik siapa itu semua, hanya milik-Mu Ya Khaliq, Yang Maha Pencipta ... Segala kelebihan dalam diri ini adalah hak Mu Ya Allah Ya Haqq ...
Ya Allah, selama ini aku sholat, mengaji dan puasa, tetapi aku masih sering lalai menjalankan perintah-Mu. Waktu SMA aku sering kali tidur di kelas, hingga nilai ku tidak karuan dan hanya mengandalkan her saja. Di saat para teman berlomba-lomba menjadi yang terbaik, iku kejuaraan, olimpiade MIPA, lomba debat, dan kejuaraan lainnya, bahkan pertukaran pelajar ke luar negeri, tetapi aku hanya terbuai dalam kemalasan yang tidak berarti, terlalu pasrah yang berujung pada ketidakpedulian, akhirnya saat UAN aku kurang berhasil dalam mata pelajaran matematika. Saat Training ESQ, aku baru sadar saat Kak Ridwan Mukri mengingatkan bahwa matematika itu sama dengan menghitung, dan siapa yang Maha Menghitung? , Dialah Allah Al Hisab Yang Maha Menghitung. Dan saat ini aku baru sadar ternyata waktu aku SMA dulu kurang melakukan perhitungan dalam membagi waktu, aku lebih sering main, bercanda, tidur dan berleha-leha saat sekolah, hingga akhirnya suatu teguran datang dari Allah. Ketika SPMB aku gagal masuk ke perguruan tinggi impian ku, padahal aku telah menghabiskan jutaan uang orang tua ku untuk sekolah dan ikut bimbingan belajar, bahkan sampai mengikuti ujian masuk ke luar kota, namun itu semua gagal ku peroleh. Aku yakin semua itu terjadi atas kehendak-Nya yang ingin menegur ku agar lebih mensyukuri setiap nikmat yang telah ku dapat. Aku akui memang saat SMA aku hanya bersyukur di mulut saja, aku bangga masuk SMA favorit di Jakarta, dan ternyata kebanggaan itu malah menjerumuskan ku dalam kenistaan yang hanya dapat ku sesali saat ini. Alhamdulillah , setelah aku mengikuti Training ESQ 165 kisah masa lalu ku dapat ku ambil pelajaran dan hikmahnya.
Satu hal lagi yang sangat aku syukuri adalah saat usia ku menginjak 20 tahun ini aku dapat lebih paham lagi tentang siapa Allah? Kenapa kepada Allah aku harus tunduk? Dan apa cita-cita ku kelak? ... Laailahailallah Muhammadarasulullah... Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan Allah ...
Ya Allah, terima kasih Engkau menempatkan aku di sebuah kampus yang tadinya sangat aku anggap biasa saja, tetapi ternyata di kampus ini lah aku mendapat hidayah-Mu Ya Rabb ... Mulai dari Dekan, Dosen sampai sahabat-sahabat ku yang Kau kirim untuk membawa ku untuk selalu ada di jalan-Mu Ya Illahi rabbi, aku ingin kelak menjadi dokter yang mengamalkan Asmaul Husna-Mu Ya Allah ... Aku rindu pada-Mu Ya Allah, izinkan suatu saat nanti aku menjumpai-Mu dan Rasulullah di surga-Mu, serta berkumpul bersama orang tua ku, keluarga ku, saudara ku, para sahabat ku, serta seluruh umat yang mencintai-Mu Ya Rabb ... Amin ...
9 Januari 2008 silam, aku adalah seorang remaja yang memasuki usia kepala dua. Saat itu aku hanya berusaha menjalaninya dengan sebaik mungkin, tidak ada target apapun, hanya sifat “cuek” ku saja yang seperti biasa mewarnai hidup ku. Dan ternyata perjalanan itu datang dengan sendirinya tanpa rencana. Suatu perjalanan spiritual yang begitu bermakna.
Saat itu 15 Juni 2008, hari pertama kegiatan Training ESQ 165. Awalnya aku sangat tidak setuju karena dosen mewajibkan setiap mahasiswa di angkatan ku untuk mengikuti training ini, bahkan aku sempat berniat untuk hanya membayar saja kemudian “cabut” dari acara itu. Demi Allah SWT, bila niat itu aku jalani, mungkin saat ini aku tidak dapat merasakan betapa indahnya mengenal Dia lebih dekat lagi, Subhanallah...
Hari pertama lebih dari setengah acara aku hanya menjalani tanpa melibatkan perasaan lebih dalam, bahkan ada satu sesi materi aku tertidur pulas kurang lebih 15 menit dan itu sangat aku sesali saat ini. Hari selanjutnya aku mulai menyadari akan arti pentingnya membuang segala belenggu terutama kesombongan yang meliputi hati ku. Ku sadari begitu sombong aku sebagai manusia, aku merasa 20 tahun sia-sia hidup ku dalam sebuah kesombongan. Mungkin aku memang bukan sombong secara lisan, tetapi hati ku sering merasa paling hebat dari yang lain, merasa paling pandai , merasa paling supel, merasa paling bertanggung jawab, merasa paling bisa mengatasi setiap masalah yang ku hadapi, merasa paling jago segalanya, merasa paling kuat, merasa paling gaul, merasa paling serba bisa dan bahkan seringkali ku anggap orang lain berhasil karena faktor keberuntungan saja , Astagfirullah ... walaupun itu hanya kupendam dalam hati saja tetapi ternyata kini aku sadari itu semua tak pantas aku sombongkan...
Sekarang aku sadar, hanya Allah SWT yang memiliki itu semua, karena hanya Allah Al Waarits yang Maha Mewariskan semua sifatnya itu dalam bentuk suara hati dalam jiwa ku, yaitu Asmaul Husna ...
Ya Goffar, ampuni aku yang sombong ini, ampuni bila selama ini aku hanya merasa yang paling hebat, merasa yang paling lebih dari siapa pun, merasa hebat telah menjadi mahasiswa kedokteran... ampuni juga aku yang sering merasa bahwa jadi dokter akan memberi ku status sosial yang tinggi , padahal itu semua milik-Mu Ya Rabb, aku sama sekali tidak pantas merasa bangga akan diri ini.
Ya Wakil, sesungguhnya sikap tanggung jawab yang selama ini aku banggakan dalam diri ku adalah milik-Mu, aku terlalu saombong bila dalam hati ini selalu merasa yang paling bertanggungjawab, padahal itu belum seberapa bila di bandingkan dengan kebesaran-Mu Ya Rabb, ampuni aku Ya Allah ...
Ya Karim, terkadang aku sering merasa dalam hati bahwa diri ini yang paling hebat di antara yang lain, padahal sifat hebat adalah suatu sifat mulia yang bersumber dari Engkau Ya Allah, tapi aku sering tak sadar dan lupa diri, aku bodoh sekali dulu tak paham ini semua, aku sering lalai tapi aku anggap diri inilah yang terhebat, padahal Kau saja yang paling Mulia tak sombong Ya Allah ...
Ya Qowwiy, hanya Engkau Yang Maha Kuat dan buka aku yang sombong ini yang merasa paling kuat, aku sering menganggap teman-teman ku lemah, bahkan teman-teman ku yang pria pun sering aku anggap lemah dan aku lah yang paling kuat dan jarang yang bisa menandingi, ternyata aku salah Ya Allah ...
Ya Rosyid, hanya milik-Mu kecerdasan yang ada dalam diri ku ini, sering kali aku merasa kalau aku sebenarnya tidak kalah pandai dengan siapa pun teman-teman ku yang pandai, padahal itu tidak seharusnya ku pikirkan, hanya Engkau yang Maha Cerdas, dan bilamana aku patut di contoh, maka sesungguhnya itu adalah Engkau yang patut di contoh Ya Allah, bukan aku yang sombong ini ... Sering pula aku merasa tersanjung bila di puji orang lain, padahal yang patut disanjung dan di puji hanya diri-Mu Ya Adzim, Yang Maha Agung ... Ampuni kebodohan ku ini Ya Rabb, aku terlalu puas dengan kemampuan yang ku miliki, tapi aku tak sadar milik siapa itu semua, hanya milik-Mu Ya Khaliq, Yang Maha Pencipta ... Segala kelebihan dalam diri ini adalah hak Mu Ya Allah Ya Haqq ...
Ya Allah, selama ini aku sholat, mengaji dan puasa, tetapi aku masih sering lalai menjalankan perintah-Mu. Waktu SMA aku sering kali tidur di kelas, hingga nilai ku tidak karuan dan hanya mengandalkan her saja. Di saat para teman berlomba-lomba menjadi yang terbaik, iku kejuaraan, olimpiade MIPA, lomba debat, dan kejuaraan lainnya, bahkan pertukaran pelajar ke luar negeri, tetapi aku hanya terbuai dalam kemalasan yang tidak berarti, terlalu pasrah yang berujung pada ketidakpedulian, akhirnya saat UAN aku kurang berhasil dalam mata pelajaran matematika. Saat Training ESQ, aku baru sadar saat Kak Ridwan Mukri mengingatkan bahwa matematika itu sama dengan menghitung, dan siapa yang Maha Menghitung? , Dialah Allah Al Hisab Yang Maha Menghitung. Dan saat ini aku baru sadar ternyata waktu aku SMA dulu kurang melakukan perhitungan dalam membagi waktu, aku lebih sering main, bercanda, tidur dan berleha-leha saat sekolah, hingga akhirnya suatu teguran datang dari Allah. Ketika SPMB aku gagal masuk ke perguruan tinggi impian ku, padahal aku telah menghabiskan jutaan uang orang tua ku untuk sekolah dan ikut bimbingan belajar, bahkan sampai mengikuti ujian masuk ke luar kota, namun itu semua gagal ku peroleh. Aku yakin semua itu terjadi atas kehendak-Nya yang ingin menegur ku agar lebih mensyukuri setiap nikmat yang telah ku dapat. Aku akui memang saat SMA aku hanya bersyukur di mulut saja, aku bangga masuk SMA favorit di Jakarta, dan ternyata kebanggaan itu malah menjerumuskan ku dalam kenistaan yang hanya dapat ku sesali saat ini. Alhamdulillah , setelah aku mengikuti Training ESQ 165 kisah masa lalu ku dapat ku ambil pelajaran dan hikmahnya.
Satu hal lagi yang sangat aku syukuri adalah saat usia ku menginjak 20 tahun ini aku dapat lebih paham lagi tentang siapa Allah? Kenapa kepada Allah aku harus tunduk? Dan apa cita-cita ku kelak? ... Laailahailallah Muhammadarasulullah... Tiada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan Allah ...
Ya Allah, terima kasih Engkau menempatkan aku di sebuah kampus yang tadinya sangat aku anggap biasa saja, tetapi ternyata di kampus ini lah aku mendapat hidayah-Mu Ya Rabb ... Mulai dari Dekan, Dosen sampai sahabat-sahabat ku yang Kau kirim untuk membawa ku untuk selalu ada di jalan-Mu Ya Illahi rabbi, aku ingin kelak menjadi dokter yang mengamalkan Asmaul Husna-Mu Ya Allah ... Aku rindu pada-Mu Ya Allah, izinkan suatu saat nanti aku menjumpai-Mu dan Rasulullah di surga-Mu, serta berkumpul bersama orang tua ku, keluarga ku, saudara ku, para sahabat ku, serta seluruh umat yang mencintai-Mu Ya Rabb ... Amin ...
Saturday, September 6, 2008
Asmaul Husna is the key
Semua ini menjadi beda setelah aku lebih mengenal sifat-sifat Mu, Ya Rabb
Asmaul Husna adalah sebuah cerminan betapa besarnya diri-Mu
99 sifat-Mu itu sangat indah dan mulia bagi ku, Ya Karim
Saat aku berzikir menyebut kemuliaan sifat-Mu ini, kesejukkan itu datang menghampiri ku, Ya Waduud
Ilmu yang saat ini ku pelajari sangatlah komplex, karena aku belajar mengenai setiap sel, jaringan, organ & fungsi tubuh manusia yang Kau ciptakan dari segumpal darah, Ya Khalik, Ya ‘Alim
Di itngkat 2 ini, alhamdulillah aku telah banyak mempelajari tentang sistem endokrin, saraf, THT & dermatomuskuloskletal, semuanya sangat membutuhkan ketelitian dan kemauan yang tinggi saat mempelajarinya, dan Engkau telah memberikan ku kemudahan dan kemauan itu, Ya Waaliy
Terkadang aku merasa lelah belajar, dan setelah aku menghafal dan memahami arti Asmaul Husna-Mu aku menjadi lebih tenang dan rasa ingin tahu itu datang lebih banyak lagi membawa ku untuk lebih dalam lagi menggali setiap ilmu yang ingin ku tahu, ini semua karena kasih sayang yang Kau berikan pada ku, Ya Rohim
Alhamdulillah, rasa ketenangan batin ini makin erat ku rasakan setelah aku mengikuti training ESQ 165 dan setelah pelatihan GEMAH yang mengajari metode cepat menghafal Asmaul Husna dalam waktu satu hari, sehingga aku dapat menghafal 99 nama-Mu beserta artinya, Subhanallah, Engkau telah berikan kesempatan hidayah ini untuk ku Ya Allah, Ya Malik
Ya Allah, Ya Mujiib, aku sangat berterimakasih Engkau telah mengirimkan orang-orang seperti Pak Ari Ginanjar Agustian, Kak Ridwan Mukri, Oma & Opa ( orang tua Pak Ari ), para trainer ESQ 165, para ATS dan seluruh sahabat yang telah mengajak ku mengikuti acara ESQ, karena itu semua aku bisa lebih memahami-Mu lagi dengan menanamkan 165 di hati ini, yaitu 1 Hati ( ihsan perbuatanku ), 6 prinsip ( rukun iman ) dan 5 langkah ( rukun Islam )
Ya Quddus, limpahkanlah selalu kesucian di hati ku ini, ingatkanlah aku untuk terus mengabdi di jalan-Mu, izinkanlah aku kelak menjadi seorang dokter yang mengamalkan Asmaul husna-Mu , jauhkanlah aku dari sikap lalai dalam mnjalankan tugas ku nanti ... Amin.
Terima kasih yang tiada terkira untuk-Mu Ya Allah, hanya karena izin-Mu semua ini dapat ku rasakan ... sampaikan juga shalawat dan salam kepada Rasulullah saw , karena mukjizat yang kau berikan kepadanyalah sampai detik ini aku masih dapat merasakan nikmat iman, Islam dan ihsan ... Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar ...
Asmaul Husna adalah sebuah cerminan betapa besarnya diri-Mu
99 sifat-Mu itu sangat indah dan mulia bagi ku, Ya Karim
Saat aku berzikir menyebut kemuliaan sifat-Mu ini, kesejukkan itu datang menghampiri ku, Ya Waduud
Ilmu yang saat ini ku pelajari sangatlah komplex, karena aku belajar mengenai setiap sel, jaringan, organ & fungsi tubuh manusia yang Kau ciptakan dari segumpal darah, Ya Khalik, Ya ‘Alim
Di itngkat 2 ini, alhamdulillah aku telah banyak mempelajari tentang sistem endokrin, saraf, THT & dermatomuskuloskletal, semuanya sangat membutuhkan ketelitian dan kemauan yang tinggi saat mempelajarinya, dan Engkau telah memberikan ku kemudahan dan kemauan itu, Ya Waaliy
Terkadang aku merasa lelah belajar, dan setelah aku menghafal dan memahami arti Asmaul Husna-Mu aku menjadi lebih tenang dan rasa ingin tahu itu datang lebih banyak lagi membawa ku untuk lebih dalam lagi menggali setiap ilmu yang ingin ku tahu, ini semua karena kasih sayang yang Kau berikan pada ku, Ya Rohim
Alhamdulillah, rasa ketenangan batin ini makin erat ku rasakan setelah aku mengikuti training ESQ 165 dan setelah pelatihan GEMAH yang mengajari metode cepat menghafal Asmaul Husna dalam waktu satu hari, sehingga aku dapat menghafal 99 nama-Mu beserta artinya, Subhanallah, Engkau telah berikan kesempatan hidayah ini untuk ku Ya Allah, Ya Malik
Ya Allah, Ya Mujiib, aku sangat berterimakasih Engkau telah mengirimkan orang-orang seperti Pak Ari Ginanjar Agustian, Kak Ridwan Mukri, Oma & Opa ( orang tua Pak Ari ), para trainer ESQ 165, para ATS dan seluruh sahabat yang telah mengajak ku mengikuti acara ESQ, karena itu semua aku bisa lebih memahami-Mu lagi dengan menanamkan 165 di hati ini, yaitu 1 Hati ( ihsan perbuatanku ), 6 prinsip ( rukun iman ) dan 5 langkah ( rukun Islam )
Ya Quddus, limpahkanlah selalu kesucian di hati ku ini, ingatkanlah aku untuk terus mengabdi di jalan-Mu, izinkanlah aku kelak menjadi seorang dokter yang mengamalkan Asmaul husna-Mu , jauhkanlah aku dari sikap lalai dalam mnjalankan tugas ku nanti ... Amin.
Terima kasih yang tiada terkira untuk-Mu Ya Allah, hanya karena izin-Mu semua ini dapat ku rasakan ... sampaikan juga shalawat dan salam kepada Rasulullah saw , karena mukjizat yang kau berikan kepadanyalah sampai detik ini aku masih dapat merasakan nikmat iman, Islam dan ihsan ... Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar ...
BEING A ZERO AFTER ESQ 165 TRAINING
Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar ...
It has been 20 years I’ve done my life, but that was a big mistake when I realize that Allah SWT is the most that I have to be loved by my self. All the time of my life almost things I had passed were so dissapointed actually, I had done so many sins. Before and after ESQ I know that Allah SWT is the only one God that I have to belive in, but I didn’t know exactly the meaning of “believe in God” before and now I know what it is...it is all about the voice of my heart, Allah SWT gives me so many heart voice which is origin from Asmaul Husnah...Subhanallah. If I didn’t attend ESQ, wallahu I’ll never get this sign. The sign about how big is Allah SWT’s miracle. Sky, earth, mountain, see, moon, star are the greatest part of Allah SWT’s sign. Al-Qur’an is full of the information about this sign, even about something that people in this century have proven is written in Al-Qur’an since 600 M when Rasulullah saw got divine revelation... Allahuakbar. I’m realy acceptable of this sign, because I believe that There is no God except Allah SWT and Muhammad is the messenger of Allah SWT... Ashaduallaailaahailallah wa ashaduanna Muhammadarasulullah........................
It has been 20 years I’ve done my life, but that was a big mistake when I realize that Allah SWT is the most that I have to be loved by my self. All the time of my life almost things I had passed were so dissapointed actually, I had done so many sins. Before and after ESQ I know that Allah SWT is the only one God that I have to belive in, but I didn’t know exactly the meaning of “believe in God” before and now I know what it is...it is all about the voice of my heart, Allah SWT gives me so many heart voice which is origin from Asmaul Husnah...Subhanallah. If I didn’t attend ESQ, wallahu I’ll never get this sign. The sign about how big is Allah SWT’s miracle. Sky, earth, mountain, see, moon, star are the greatest part of Allah SWT’s sign. Al-Qur’an is full of the information about this sign, even about something that people in this century have proven is written in Al-Qur’an since 600 M when Rasulullah saw got divine revelation... Allahuakbar. I’m realy acceptable of this sign, because I believe that There is no God except Allah SWT and Muhammad is the messenger of Allah SWT... Ashaduallaailaahailallah wa ashaduanna Muhammadarasulullah........................
Subscribe to:
Posts (Atom)